Disruption


Pagi ini Vice President (VP) dinas ku bekerja mengirimkan sebuah tulisan dari Prof Rhenald Kasali yang berbicara mengenai shifting economy dan disruptive innovation (disruption). Tema ini memang menjadi bahasan hangat sejak tahun lalu.  Terlebih lagi, Prof Rhenald juga menerbitkan buku dengan judul “Disruption” pada tahun ini.

Disruptive memang bukan kata yang sering kita dengar atau kita gunakan. Kata ini bernada negative, yang berarti mengganggu atau memecah belah. Kata ini disandingkan dengan kata innovation. Jadi, secara sederhana Disruptive Innovation adalah kata positif dan negative yang berdampingan. Menggabungkan kata ini sebenarnya menjadi menarik, dimana sisi positif dan negative sengaja disandingkan, untuk menerangkan dua sisi pandangan. Sisi positif dari sebuah Inovasi, atau sisi negative dimana sesuatu dianggap justru mengganggu.

Tentunya kita ingat hal yang paling ramai mengenai Disruptive Innovation ini tahun lalu. Saat terjadi bentrokan antara pengemudi perusahaan  Taksi yang memiliki nama besar, memiliki brand value terbaik yang sudah ditempa bertahun-tahun, “chaos” secara fisik melawan bisnis transportasi online. Bukan main hebohnya. Muncul banyak pendapat pro kontra keberadaan transportasi online. Satu sisi menolak keberadaan transportasi online karena dianggap menggangu kestabilan bisnis, yang lainnya sangat mendukung karena sudah menjadi pengguna setia. Disini, terlihat jelas maksud dari Disruption tersebut, dimana suatu inovasi bisa dianggap positif, atau mengganggu tatanan yang sudah berjalan sejak lama.

Sudut Pandang

Perbedaan anggapan positif dan negative tersebut adalah mengenai sudut pandang. Yang merasa suatu inovasi menjadi inovasi yang baik dan diterima adalah yang menerima kebermanfaatan tersebut. Bisa pengguna yang mendapatkan kemudahan, harga yang lebih murah, atau akses yang lebih luas. Atau sang pebisnis yang mendapatkan margin dari setiap transaksi atau event yang terjadi lewat inovasi yang diciptakan. Sementara yang merasa terganggu, tentunya adalah pemain lama, yang sudah bertahun-tahun menikmati kestabilan bisnis, keteraturan yang diciptakan, dan keuntungan yang besar. Pemain lama ini menganggap ada ketidak-adilan, karena mereka sudah menginvestasikan banyak hal untuk kestabilan bisnis yang sudah ada, dan berharap investasi bisa segera kembali lewat keuntungan.

Kondisi disruption ini juga bukan tidak terjadi di perusahaan maintenance seperti tempatku bekerja. Memang, bukan karena perkembangan teknologi yang menuntut perubahan, tapi dari masalah lain seperti kompetisi harga dengan kompetitor, potensi loss revenue karena tuntutan maintenance yang selalu lebih murah, dan hal serupa yang menimbulkan “goncangan”, dan kekhawatiran.

Shifting

Mungkin benar yang dikatakan oleh Prof Rhenald pada akhir tulisan hari ini. Dunia ini sedang shifting, dan kita harus bisa menikmati shifting ini. Mungkin sudah saatnya kita berfikir ulang mengenai cara kita bekerja. Pola-pola lama yang membuat gerak terbatas harus segera dihilangkan. Kotak-kotak antar bidang, antar dinas bahkan antar direktorat mesti ditinjau kembali, apakah justru membuat kita sibuk dengan kompetisi internal yang tidak bermanfaat kepada organisasi yang besar. Sikap mau menang sendiri , mementingkan “kotak” kecil demi prestasi sendiri perlu dengan tegas dibuang jauh-jauh dan diganti dengan sinergi bersama untuk perusahaan.

Pejamkan mata berfikir sendiri, atau berdiskusilah merencanakan strategi.  Strategi operasional perlu disusun bersama agar tercipta proses yang lean dan efisien. Strategi marketing perlu ditata ulang dengan tantangan yang baru. Aturan-aturan  yang sudah ditetapkan harus dijalankan, tidak ada lagi jalan pintas yang ditempuh. Tapi aturan yang justru membuat gerak terbatas justru perlu ditinjau kembali, jangan sampai gerak tidak bisa lincah karena peraturan yang kita buat sendiri (pada masa lampau).

Ayo bersama nikmati shifting ini. Organisasi yang berhasil melewati shifting  ini bukan sembarang organisasi, tetapi organisasi yang kuat. Begitu juga orang-orang didalamnya. Sekarang mungkin saatnya kita yang harus menikmati shifting ini. Berjuang. Biarkan sejarah yang membuktikan, apakah kita akan termasuk orang-orang yang menyerah, atau orang -orang yang siap dan tangguh untuk menghadapi perubahan.

disrupting-disrupted

Advertisements

One thought on “Disruption

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s