Patriotisme BRIsat di Orbit Luar Angkasa


Catatan Dahlan Iskan

Senin, 05 Mei 2014
Manufacturing Hope 126

Dari Tual terbang ke Bali. Dulu jual sekarang beli. Itulah pantun yang tiba-tiba diucapkan seorang tokoh saat berada di dalam lift kantor pusat Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Hari itu Direktur Utama BRI Sofyan Basyir menandatangani kontrak pembelian satelit dari perusahaan Amerika Serikat (AS) Space System/Loral, LLC. Satelit tersebut akan diluncurkan perusahaan Prancis Arianespace.

Presiden SBY hadir di acara itu meski tidak memberikan pidato sambutan. Saya dan Menkominfo Tifatul Sembiring mendampingi beliau. Banyak pertanyaan wartawan setelah itu. Perlukah BRI beli satelit sendiri? Mengapa dilakukan sekarang ketika mau pilpres?

Saya sudah biasa menerima pertanyaan yang menyelidik seperti itu. Jadi, jawabannya pun sudah di luar kepala.

Yang paling tahu perlu beli satelit sendiri atau tidak tentu manajemen BRI sendiri. “Kalau Indonesia itu seperti Tiongkok atau India, memang tidak perlu,” jawab Sofyan Basyir. Dua negara tersebut berupa daratan (mainland). Komunikasinya bisa lewat kabel.

Tapi, Indonesia ini berpulau-pulau…

View original post 743 more words

One thought on “Patriotisme BRIsat di Orbit Luar Angkasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s