Selamat Tinggal Sahabat


Malam ini adalah malam sesaat sebelum aku meninggalkan rumah ini, kota ini, dan kehidupan fase ini.

Karena waktunya telah tiba.

Kereta kehidupan selanjutnya akan segera berangkat.

Berangkat membuka jalan-jalan baru dalam kehidupan aku ini.

 

Sahabat..

Melalui tulisan ini, aku mencoba menyampaikan salam terbaik ku.

Yang mungkin tak bisa bertemu untuk menyampaikannya secara langsung.

Memeluk Erat.

 

Bukan salam perpisahan, tentunya, sahabat.

Karena aku sendiri membenci perpisahan.

Tapi salam ini adalah salam doa.

Semoga dirimu disana, selalu diberikan yang terbaik dari yang Maha Baik.

Semoga kebaikan selalu menyelimutimu, sehingga hal yang baik bisa kau lakukan.

 

Setahun lebih nantinya bukan waktu yang panjang.

Bukan waktu yang singkat pula.

Semoga, dengan waktu kita ini,

Banyak yang bisa kita lakukan.

 

Semoga kita bisa bertemu kembali nanti.

Dan pasti ku nantikan cerita-ceritamu.

Kegiatan-kegiatanmu, karya-karyamu, sukses-sukses dirimu.

Dan semuanya tentang dirimu.

 

 

Tawa-tawa bersamamu pasti akan ku rindukan.🙂

 

Dan juga, aku ingin meminta maaf setulus-tulusnya dari mu, sahabat.

Tentunya ada kesalahan yang pernah ku perbuat, dan mungkin belum mendapatkan maaf dari mu.

Aku mohon maaf.

Karena tak ada yang tahu, mungkin ini menjadi jalan meminta maafku yang terakhir.

 

Dan tentunya, aku memohon doa darimu.

Doa semoga kesehatan dan kebaikan selalu melingkupi diriku dan keluargaku disini.

Doa semoga keikhlasan menjadi teman dalam perjalanan ini.

Tenang saja, aku berdoa semoga Allah memberikanmu hal-hal ini juga ketika kau mendoakanku.😀

 

Selamat tinggal, Sahabat.

Sampai jumpa lagi di kehidupan berikutnya, yang lebih baik!

 

Sahabatmu,

Faisal Jamil.

 

 

Nb:

Aku suka lagu ini.

Tepat menemani salam perpisahanku ini.

Selamat Tinggal Sahabat, dari Izzatul Islam

Selamat tinggal sahabatku
Ku kan pergi berjuang
Menegakkan cahaya Islam
Jauh di negeri Seberang

Selamat tinggal sahabatku
Ikhlaskanlah diriku
iringkanlah doa restumu
Alloh bersama slalu

Kuberjanji dalam hati
Untuk segera kembali
Menjayakan negeri ini
Dengan ridho Ilahi

Selamat tinggal sahabatku
Ku kan pergi berjuang
Menegakkan cahaya Islam
Jauh di negeri Seberang

Selamat tinggal sahabatku
Ikhlaskanlah diriku
iringkanlah doa restumu
Alloh bersama slalu

Kalaupun tak lagi jumpa
Usahlah kau berduka
Semoga tunai cita – cita
Raih gelar syuhada

Selamat tinggal sahabatku
Selamat tinggal sahabatku
Selamat tinggal sahabatku
Selamat tinggal sahabatku
Selamat tinggal sahabatku
Selamat tinggal sahabatku

 

Ini Video-nya.🙂

 

4 thoughts on “Selamat Tinggal Sahabat

  1. Semangat berjuang ya Faisal!😀
    Setahun ini mari kita perbaiki diri, hingga ketika bertemu kembali nanti, kabar2 baik yg akan kita bagi (kayak di novel “5 cm”).
    We’ll miss u. Take care ya brother!🙂

  2. 😥
    Aku ga suka notes ini
    sebagaimana aku ga menyukai makhluk yang namanya “perpisahan”

    sukses selalu sal
    sampai ketemu insyaAllah kalo masih ada umur san kesempatan
    ditunggu cerita2 inspiratifnya🙂

  3. hei kamu! pergi sebelum menuntaskan hutang jalan-jalan kita.. hmm gw tagih kalau lo udah pulang!! *kudu*..

    hati2 ya ‘partner jalan2 gila gw’.. jaga kesehatan,tetep rajin olahraga dan jadilah GURU yang MENDA’I !!!!

    selamat berjuang kawan!!!!

    icaaaaaaaal kita semua nunggu lo pulaang disini…. :’) *tersenyum haru melepas kepergian mu, kawan*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s