Maaf, Teman.


Untuk sahabat-sahabatku.

 

Mohon maaf atas kesalahan yang aku perbuat. Mungkin seharusnya malam tadi menjadi malam yang baik, karena mungkin itu terakhir kalinya kita bisa ‘main’ bersama. Tapi,sudahlah.

 

Mungkin setelah ini, kalian lebih mengenal sifat ku.

Tidak suka akan aku ungkapkan tidak suka, meskipun kalian akan lebih sering melihatnya dari perubahan sikapku.

Sungguh, diam lebih menjadi pilihanku ketika kesal,marah dalam hati.

Tetapi jika emosi sudah tak bisa di bendung, marah pun akan kalian lihat.

Tapi setelah mengeluarkan marah sesaat itu, percayalah, semua sudah hilang.

Tak ada lagi rasa marah, selanjutnya yang ada adalah penyesalan di diriku.

Penyesalan kenapa diam tidak bisa memendam marahku lagi. Penyesalan terhadap batas emosiku.

 

Semoga kita bisa bertemu kembali di lain waktu.

I really love you, friends. Really.

 

 

15 April 2012

2.36

3 thoughts on “Maaf, Teman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s