Hari Terakhir


Sendu.

Selalu seperti ini rasanya.

 

Ketika tiba masanya ada di hari terakhir berada di suatu tempat asing bagi kita.

Semua memori dari hari pertama, sampai hari terakhir rasanya berputar di ingatan.

Cepat.

 

Sunnatullahnya memang seperti itu.

Ada pertemuan, ada perpisahan.

Ada saatnya datang, berarti ada saatnya untuk pergi.

 

Tapi tetap saja, sendu.

 

Sejuta pengalaman baru yang didapat.

Sekian banyak sahabat baru yang dikenal.

Sekian banyak karakter berbeda di temui.

Sejuta rasa gembira, sedih, senang, kesal yang dirasa.

 

Mungkin itu yang mahal dari sebuah perantauan.

Pelajaran tentang hidup yang bisa di dapatkan.

 

Dan mungkin karena itu,Ā  Imam Syafii menyarankan kita untuk merantau.

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

 

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan

Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

 

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa

Anak panah jika tak tinggalkan busur tidak akan kena sasaran

 

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam

Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

 

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang

Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa

Jika didalam hutan.

 

Semoga bisa terus mengambil pelajaran dari Indahnya berada di “negeri orang”.

 

 

Hari Terakhir ,

Jl.BKR No.192, Bandung, Jawa Barat.

04 April 2012. 07.28

3 thoughts on “Hari Terakhir

  1. Aamiin.

    Kalo kata temen aku, hadiah terindah dari sebuah pertemuan adalah kenangan, kak. Makanya setiap kali kelulusan, sekolah selalu bikin buku kenangan buat dibawa pulang. Hehe.

    Kakak punya buku kenangan nggak buat kali ini?šŸ˜€

  2. Dasar lelaki melankolis, hehe.. itu baru singgah di suatu tempat sal, kalo singgahnya di hati gimana tuh sal? haha.. *menjuruskepadagalau :p
    Semangat, semangat untuk tempat baru lagi yg akan dipijak. Kelak di akhirat, ketika setiap tempat yg kita pijak untuk berbuat baik bersaksi, mudah2an banyak yang bersaksi ya sal..šŸ™‚

  3. Fina: Buku kenangan sih gak ada, tapi dalam bentuk yang lain insyaAllah ada. Salah satunya ya blog ini.šŸ˜€

    Ira : Haha, biarin melankolis lah. Melankolis = Romantis. Gak percaya? Mau gw doain biar dapet yang lebih melankolis dari pada gw? Haha
    Thanks ra. Aamiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s