Morning Trip, Taman Tegalega #BandungUhuy


Pagi ini, serasa baru lahir kembali. #halah

Ya, maklum saja, biasanya aku menghabiskan pagi dengan aktifitas yang sama ; Tidur. Mau bagaimana lagi, kerja sekitar jam 11 malam sampai pagi. Eits, gak kerja macem-macem kok.. Buat yang belum tahu, kenapa harus malam kerjanya, mari kujelaskan sedikit.

Aku bekerja di vendor bidang Telekomunikasi, di sebuah perusahaan China yang paling maju di Indonesia (saat tulisan ini ditulis) dan sedang menangani sebuah operator muda (GSM Yang Baik – jargonnya) di Bandung. Nah, karena pekerjaannya saat ini adalah Swap ( Mengganti perangkat yang lama ke yang baru) maka, harus di malam hari. Karena, jika dilakukan di siang hari, pelanggan akan kebingungan karena tidak bisa menelpon dalam waktu sekitar 3 jam. Operator akan kebakaran jenggot jika itu terjadi, di complain pelanggan dan kehilangan profit pulsa yang di keluarkan pelanggan saat menelpon. That’s  why, we have to work at the night (midnight), when only few user using their cellphone.

Nah, kemarin malam, aku tidak ada jadwal Swap malam, jadinya aku bisa tidur puas semalaman. Hal yang langka sekali aku temui.~haha. Bangun pagi-pagi segar, dan ingin lari pagi. Hitung-hitung diet –  kurusin badan . #eh

Jarak dari kosan cuma 100 meter garis lurus. Jalan cuma 7 menit sampe di taman. Asik ya?😀
Karcis masuknya juga cuma 1000 sekali masuk. Bebas muter-muter taman sampe muntah, bebas naek semua wahana yang ada disana tanpa mengantri. #karena memang gak ada wahana apa-apa.😀

Cukup banyak yang lari pagi disini. Tapi kebanyakan dari mereka para senior. Ya mungkin mereka kalau kuliah angkatan 50-60an.😀 . #senior banget kan!

Lari pagi disini cukup menyenangkan. Udaranya segar, karena tamannya FULL dikelilingi pohon-pohon besar yang rindang.  Ya, aku lari tidak terlalu lama. Cukup 6 kali putaran (1/2 putaran lari, 1/2 putaran jalan), sudah cukup membuat badan ngosh-ngoshan.  Kalau yang tidak ingin lari, ada juga yang menyewakan Raket plus Koknya. Cukup 3000 saj, main deh, sampai kok-nya hancur.😛

     

Tidak hanya orang lari pagi yang bisa ditemui disini. Ada orang yang senam plus dengan instrukturnya. Ada juga berbagai macam pedagang dan dagangannya. Dari pedagan pakaian dalam sampai pedangan durian, dari pedangang belut hidup, sampai makanan siap makan. Tak lupa juga, ada beberapa orang yang meminta-minta.😦  

Hmm..

Puas lari pagi, aku penasaran dengan sekeliling taman ini. Rasanya selama ini aku hanya lari saja keliling, belum menjamah pelosok taman. Fixed! Lelah berlari, aku menepi, membeli minuman gelas , lalu belok ke tepi taman. Dan benar dugaanku!

Banyak hal lain yang belum pernah ku lihat. Taman ini begitu segar di pinggir-nya. Pohon-pohon lebih rindang, segar. Dan disini lebih sepi, sehingga oksigen terasa sangat melimpah. Alhamdulillah.

Berjalan menyusuri sisi dalam taman, ada hal menarik lagi yang ku temukan disana. Ternyata, ada cukup banyak batu-batu seperti nisan, yang bertuliskan nama-nama negara di dunia. Dan ternyata, setelah kulihat sejarahnya, disini tahun 2005 para kepala negara berkumpul dan menanam pohon di taman ini.

Namun, bertepatan dengan digelarnya peringatan emas konferensi Asia Afrika di tahun 2005. Sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara Asia Afrika berkunjung dan menanam lebih dari 25 jenis pohon di kawasan ini.  Sumber

Aku kelilingi seluruh batu nisan tersebut, memang kebanyakan adalah negara Asia Afrika. Tapi tak sedikit juga negara-negara Eropa –  Amerika yang ada disana. Satu hal yang aku tak habis pikir, nama Indonesia sangat sulit ditemukan. Batu Indonesia ada di pojok, ditempat yang jarang ada pejalan kali yang lewat. #helloo, Ini negara kita sendirii!!

 

 

Ohya, Alhamdulillah. Negara Palestina bisa ditemukan disini! And, NO ISRAEL HERE!

Puas foto-foto batu-batu itu, aku pun melanjutkan olahraga lagi. Sedikit push-up dan sit-up supaya badan lebih kekar. #Haha. Dan aku menemukan sebuah sarang burung raksasa yang sayangnya sudah tidak terurus lagi. Dan juga ada jembatan yang dibawahnya ada aliran air seperti sungai yang juga tidak terurus.

 

Aku bisa membayangkan, jika saja keseluruhan Taman Tegalega ini di urus dengan baik, pasti menjadi taman yang sangat indah. Apalagi yang kurang? Track Olahraga, taman bunga, monumen Bandung Lautan Api, Batu-batu negara di Dunia, Sarang Burung raksasa, lapangan sepakbola. Semuanya ada disini! Sayang sekali.. Padahal bukan tidak mungkin, taman Tegalega bisa menjadi salah satu transit para wisatawan mancanegara yang ingin ber wisata sejarah sekaligus menghirup udara segar.

Well, I am satisfied with this alone trip. Tegalega telah memulihkan mood-ku hari ini. Noted! .  Thanks.

Ohya, tak lupa, aku kenalan dengan adik kakak Skateboarder. Hebat, lumayan jadi  penghibur dengan atraksi-atraksi mereka. Aku minta izin mereka untuk mengambil beberapa foto dan video, dan boleh! 🙂 Urang Bandung ramah-ramah euy..

Nice to meet you, Dida and his brother.

   

4 thoughts on “Morning Trip, Taman Tegalega #BandungUhuy

  1. Waaaaah, K’Ical di Bandung ya sekarang? Tapi masih baru kan ya, alhamdulillah ga telat-telat amat taunya,😀
    Pulang-pulang bawa seorang ‘teteh’ untuk kami yaaa… #eh #plak :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s