Untuk adik #4 – Bertarung


Dik, pagi tadi..

Sederhana..

Meski sesaat, dan memang sangat sesaat..

Kurasa, itu cukup..

Cukup untuk membuka pagi hari dengan baik..

Mudah-mudahan aku bisa berdiri sendiri tanpamu…

Baik pun ketika tanpa kehadiranmu..

Kau tahu? Aku “baik” ketika kau ada

Aku bertarung dengan segala lemah diriku.. Denganmu, kita bertarung bersama..

kali ini aku tak pakai gambar yang related, dik. Habis, ini lucu sih…πŸ™‚

6 thoughts on “Untuk adik #4 – Bertarung

  1. peningkatan yang bagus sal,..pilihan kata2 yang hebat,,

    aku rasa kemajuan menulismu luar biasa,..ayo terus diasah,,ntar kita bikin buku,,

    AminπŸ™‚

    #aku ceritanya ntar udah punya percetakan sendiri
    Amin

  2. aku suka yang ini, kak, entah kenapa. walaupun sebenernya aku juga nggak tahu konteksnya apa. hehe.

    tapi aku sepakat, bertarung bersama itu lebih menyenangkan.πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s