Untuk Adik #1 – Tanya kehidupanmu


Dik, entah kenapa aku mulai menulis dengan melibatkanmu. Entahlah. Aku hanya ingin berbicara.

Setidaknya dengan sedikit melibatkanmu, aku jadi bisa mengungkapkan apa yang aku rasa. Apa yang kualami, atau sekedar apa yang kupikirkan.

Pernahkah kau bertanya mengenai kehidupanmu? Arti setiap kegagalan yang pernah kau alami? Mengapa kau gagal, padahal mungkin kau telah berusaha dengan sangat keras. Doamu juga tak henti kau sampaikan padaNya. Dan kau lihat dia(temanmu) yang kadar usahanya jelas lebih rendah, kadar ibadahnya (yang kau lihat) tak lebih baik dari padamu, malah mendapatkan yang ia inginkan, dan yang kau juga inginkan.

Mungkin kau pernah bertanya, mengapa sakit sekali yang kau rasakan. Saat kau jatuh, saat kau bersedih.  Dan kau bertanya sejuta mengapa, mengapa Dia yang Maha Pengasih itu tega memberikan kesedihan itu padamu.

Dik, akupun pernah merasakannya..

Adikku sayang, (kau tak marahkan? jika kusebut ini? toh,aku pun tak tahu engkau,, engkau tak tahu aku)

Dik, akupun pernah merasakannya. Dan aku pernah (bahkan sering) mempertanyakannya.  Akupun bahkan pernah kesal kepadaNya. bahkan jika betul-betul jatuh, pernah aku mengeluh padanya, mengumpat kejadiannya.

Dan aku temukan manusia itu bodoh. Aku bodoh, kau bodoh. Kita terlalu lemah untuk tahu apa Allah rencanakan dik. Kita terlalu kecil untuk tahu Master Plan Kehidupan yang telah Allah desain sempurna. Kita terlalu lemah untuk mengetahuinya.

Bukankah tak ada daun jatuh yang luput dari pengetahuanNya?

Itulah dik, kau tak pernah tahu mengapa kau gagal saat meraih beasiswa itu. Beasiswa yang  sangat cocok untukmu (menurutmu), sangat baik untuk masa depanmu. (menurutmu). Kau tak pernah tahu. dan saat itu kau bersedih sesedih sedihnya. Padahal Allah sesungguhnya menyiapkan kesempatan besar yang hanya bisa kau raih, ketika kau tidak terdaftar sebagai penerima beasiswa tersebut.

Terlalu besar rencana Allah yang engkau tidak tahu, ketika menjadikanmu sakit ketika kau sedang semangat-semangatnya beribadah Ramadhan tahun itu. Terlalu banyak yang engkau tidak tahu, ketika kau mengeluh tidak mendapatkan kesempatan itu, kesempatan bekerja dengan gaji yang sangat tinggi. Terlalu banyak yang Engkau tidak tahu, padahal Dia telah menyiapkan sesuatu yang lain dibanding apa yang kau sesalkan itu.

Dik, sandarkan lah keinginanmu pada kuasaNya. Dia yang tahu yang terbaik untukmu. Yakinlah, ketika Allah memperturutkan kejadian sesuai dengan keinginanmu, berarti itu memang jalan yang ia siapkan. Dan jika Dia memperturutkan kejadian tidak sesuai dengan inginmu, berarti Dia telah menggerakkanmu ke jalan yang telah Dia siapkan.

 

Dik, jangan sampai ini lekang oleh waktu,ya. Jangan lelah kita bertafakur.

Jaga terus keimananmu, ya.

4 thoughts on “Untuk Adik #1 – Tanya kehidupanmu

  1. rencana Allah selalu indah buat kita…
    segimanapun penulis menyesali banyak hal yg terjadi dalam hidupnya, tapi toh udah terjadi, dan sebuah harga mati untuk menerima kemudian mengambik hikmah nya…

    Kenapa harga mati?
    lah terus mau gmn lagi? penulis gak bisa menawar untuk balik lagi ke masa itu kan? penulis gak bisa nawar untuk bisa merubah hasilnya di masa lalu? dan sudah menjadi keharusan, penulis mengambil hikmah dari semua kegagalannya. karena itulah kelebihan manusia dibanding makhluk Allah yg lain…punya akal buat mikir.
    setelah itu…Allah membuka seluas2nya kesempatan untuk kita berdoa dan ikhtiar untuk meraih yang kita mau…dengan mempergunakan hikmah dari kegagalan kita sebagai pelajaran dan batu loncatan….^^

  2. gak ada harga mati bagi gw..
    menerima adalah pilihan
    terlebih lagi mengambil hikmah
    itu lebih ke hidayah
    gak ada keharusan untuk keduanya..
    tapi begitulah
    sebuah pilihan akan berujung pada jalan..
    meski sekali lagi,
    semua jalan pasti mengandung hikmah..
    jadi wajar kan, ada orang yang gak menerima sesuatu?
    sekarang misalnya
    untuk mungkin, nanti dia menerimanya nanti🙂

  3. kak ical, kok aku jadi sedih baca tulisan ini.. mulai dari bagian rindu akan “adik” hingga bagian percaya sama rencana Allah yg nampar bgt😥
    semua part adik kenapa terasa sendu ya kak? ayo ceritakan jg hal yg menyenangkan untuk si adik! she’s really waiting for it!😀 *eh emang adiknya “she”? :p

  4. baru ngeh “ical punya adik?” hehe

    how are you, cal?
    long time no see…
    semoga selalu dalam lindunganNya, dalam penuh cinta dan sayangNya..

    (sedang di kantor, sebelum kembali bekerja)
    *5th Ramadhan 1433*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s