-unbelievable phase-


La haula wa la quwwata, illa billahil ‘aliyyil adzim..

Subhanallah, wal hamdulillah, wa lailahaillallah.. Allahu Akbar..

Maha Besar Allah, Maha Kuasa Allah.. Sang Pencipta segala sesuatu, tiada upaya, kecuali atas kehendak Allah SWT.

Rasanya tak mungkin , jika saya tidak mengucapkan hal itu diawal tulisan saya ini. Tulisan sekedar pengingat, kepada diri sendiri dan Allah yang Maha Kuasa. Dan semoga ini bisa bermanfaat menjadikan pengingat bagi setiap pembacanya.

Allahu Akbar..

Masih teringat jelas, didalam pikiranku, bagaimana fase ini berjalan. Fase wajib bagi setiap mahasiswa. Fase yang setiap orang akan melewatinya dengan cara, pengalaman, kesulitan, kemudahan yang pastinya berbeda satu sama lain. Fase yang membuat seseorang punya “alasan” untuk menarik diri dari semua kegiatan lainnya. Fase yang bagiku sangat menekan, hati, dan jiwa ku secara seorang pribadi. Ya, sangat menekan!

Allahu Akbar..

Ketika masalah datang padamu,”Jangan katakan Ya Allah, aku punya Masalah Besar..”

Tapi katakan,” Hey masalah, Aku punya Allah yang Maha Besar”

Sampai ada masanya aku pun enggan bertemu dengan siapapun. Ketika ditanya, “Gimana sal?” Jawaban terbaikku hanyalah.. ” Mohon doanya. Sedang di usahakan.” Enggan rasanya menjawab lebih dari itu. Bukan karena tak percaya diri, tapi lebih kepada kesadaran diri, tentang proses yang sedang dijalani. Memang belum menyenangkan, dan masih diusahakan. Masa itu, untuk ke departemen sendiripun enggan. “Cuma menambah tekanan, ktika melihat yang lain”, fikirku. Hufft..

Ya Allah yang Maha Kuasa, Mudah bagiMu menyulitkan apa yang mudah,

Mudah bagiMu memudahkan apa yang terasa sulit.

Engkau pemilik Alam Sejagat Ya Allah. Mudahkan urusan ini..

Beruntung, Selain Allah yang Maha Mencintai, aku masih punya beberapa orang teman. Disaat yang lain lelah dengan urusannya, atau lelah karena tak mendapatkan kepuasan atas jawaban2 ku saat mereka bertanya. Tapi, mereka nyatanya masih ada. Setia menyemangatiku setiap malam. Tausiyahnya selalu menyemangatiku. Pernah, suatu hari, mereka datang ke tempatku, tempat terpencil itu. Sederhana saja, mereka membawakan Eskrim untukku. Untuk dimakan bersama dirumput2 dekat tempat terpencil itu.  Terharu rasanya,. Thanks a lot, Uni dan adik.. Luv u coz Allah Sail.. :*

Terlalu manis, untuk dilupakan..

Kenangan yang indah, bersamamu

Aku cuma bisa berusaha dan berdoa. Tak banyak yang dapat kukatakan juga, saat orang tuaku ikut bertanya mengenai hal ini. Semakin sedih saja, saat Mamaku meyakinkan kalau aku bisa, saat aku bercerita aku tak yakin bisa selesai. Saat Bapakku bertanya, “Kok Isal gak ada ngeprint2 sih? dulu mba ngeprint terus..” Pertanyaan sederhana untuk menunjukan perhatiannya sebagai seorang ayah.

Jika seorang muslim telah dalam keadaan terdesak, itu adalah sbuah tanda pertolongan Allah segera tiba. -Hadist Rasullullah- Dari sms Un..

Berdoalah pada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan. Sungguh Allah tak mungkin mengabulkan doa dari hati yang lalai (HR TIrmidzi, Hasan)  -uni-

Hingga H-3 pengumpulan, belum ada kepastian mengenai Projectku ini. Namun H-3 itu, ada yang perlu dipersiapkan untuk Long March 15 Km itu, Kubah Emas- UI. Sudahlah, jalani saja semuanya dengan baik. Allah pasti menolong hambanya yang menolong Agamanya.

La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil adzim..

Pukul 2 pagi, mataku belum terpejam mencari solusi permasalahanku. Dan Alhamdulillah, pada malam itu, secercah cahaya datang.. Ada sedikit kejelasan cara yang harus kubuktikan dahulu. Sederhana sekali cara tersebut, dan tak pernah akan aku dan kau fikirkan penyebab masalah itu.

Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberi-nya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Ath-Thalaq: 2-3).

Long March dipagi hari, sampai pukul 11 pagi. Pukul 4 sore, aku ditunggu pembimbingku untuk menceritakan progress ku. Baru mulai pukul 2 aku dapat memulai mengambil data, karena masalah teknis. Dengan bantuan teman2 ku, ku mohon bantuannya untuk mengolah data yang kuambil secara buru2. Pukul 4,aku kesana, dan menceritakannya semuanya pada pembimbinngku. Huff..

Semua begitu cepat terjadi.. Allahu Akbar

Kisah Bunda Siti Hajar mengajarkan kepada kita lewat Sa’i Shafa- Marwah . Arti dari keteguhan, tawakkal dan pertolongan Allah. JIka saja Beliau berhenti mencari air pada hitungan 4, 5 , atau 6 karena merasa sudah berikhtiar, tentunya ia tidak akan menemukan air zamzam pada hitungan ke 7.

Dan Maha Besar Allah, yang memberikan kepadanya air, bukan di perjalanan Shafa-Marwah, tapi di sekitar Ka’bah, yang letaknya tidak dekat pada perjalanan Sa’inya..

Allahu Akbar!!

6 thoughts on “-unbelievable phase-

  1. Subhanallah, ..
    doa,
    tidak ada cara lain selain berdoa kepadaNya,
    tidak ada tindakan selain ikhtiar setelah meminta khusyuk kepadaNya
    tidak ada cara lain selain bersyukur setelah apa yang sudah kita dapatkan ..

    Allah pasti kasih jalan yang terbaik untuk hambanya yang berusaha…

    makasih sharenya gan..hehhe
    jadi reminder …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s