Smart (and) phone :P
Hi, all. Now, I just want to share you my gadgets. They always accompany me traveling to everyplace, at least since I lived in Bandung.
.
~(Actually I just want to write something in English again,but I can’t find any topic to write. So,I just write something in my hand.
I miss English writing. )
They are not new phones (of course!). They actually not my mine. The first phone, N6300 is my mother phone. My mother used it after my father bought the new phone. Yes, this phone is like an heritage from my family.
. And also, my second phone, Sony Ericsson K530i is an heritage from my sister. All of them are just heritage from my family.
I have an opinion about electronic gadget. We know that every electronic gadget have limitations. Every month, especially for phone, vendor produces and launch the new phones. Not only one, even 3 phones in one month. And the impacts is the prices of the phone will be decreased. Why? Because the vendor also launch the new capabilities of their new phone, so you will feel that your new phone is the old phone. That’s always happen.
This phenomena is not suitable with the person like me that always think about investment. (Hehe). So, I prefer to use my phone, until they cant be used anymore.
However, these my phone are smart enough. I used my N6300 as a Modem (to connect the Internet). Although the speed is low (2G phone – max 20kbps ), I still can use this phone just for check email and browsing. I used this phone also as a gateway when I want to transfer the photo from my SE K530i to my computer. This phone also have a radio, and can storage some music files. I also can synchronized this phone with my outlook calendar, notes and contact. Smart enough, right?
For K530i, I used this phone as my digital camera. Ya, as we know, SE always have a better camera than Nokia.
. This phone also have a better speaker for listening the music. And one more things, this phone have a front camera, so I can use the video call for work.
See? All things already fulfilled with these 2 phones. Smart? Yes, every phone is smart when the user is smart. So, here me, Smart (people) and my (old) phone.
Morning Trip, Taman Tegalega #BandungUhuy
Pagi ini, serasa baru lahir kembali. #halah
Ya, maklum saja, biasanya aku menghabiskan pagi dengan aktifitas yang sama ; Tidur. Mau bagaimana lagi, kerja sekitar jam 11 malam sampai pagi. Eits, gak kerja macem-macem kok.. Buat yang belum tahu, kenapa harus malam kerjanya, mari kujelaskan sedikit.
Aku bekerja di vendor bidang Telekomunikasi, di sebuah perusahaan China yang paling maju di Indonesia (saat tulisan ini ditulis) dan sedang menangani sebuah operator muda (GSM Yang Baik – jargonnya) di Bandung. Nah, karena pekerjaannya saat ini adalah Swap ( Mengganti perangkat yang lama ke yang baru) maka, harus di malam hari. Karena, jika dilakukan di siang hari, pelanggan akan kebingungan karena tidak bisa menelpon dalam waktu sekitar 3 jam. Operator akan kebakaran jenggot jika itu terjadi, di complain pelanggan dan kehilangan profit pulsa yang di keluarkan pelanggan saat menelpon. That’s why, we have to work at the night (midnight), when only few user using their cellphone.
Nah, kemarin malam, aku tidak ada jadwal Swap malam, jadinya aku bisa tidur puas semalaman. Hal yang langka sekali aku temui.~haha. Bangun pagi-pagi segar, dan ingin lari pagi. Hitung-hitung diet - kurusin badan . #eh
Jarak dari kosan cuma 100 meter garis lurus. Jalan cuma 7 menit sampe di taman. Asik ya? ![]()
Karcis masuknya juga cuma 1000 sekali masuk. Bebas muter-muter taman sampe muntah, bebas naek semua wahana yang ada disana tanpa mengantri. #karena memang gak ada wahana apa-apa.

Cukup banyak yang lari pagi disini. Tapi kebanyakan dari mereka para senior. Ya mungkin mereka kalau kuliah angkatan 50-60an.
. #senior banget kan!
Lari pagi disini cukup menyenangkan. Udaranya segar, karena tamannya FULL dikelilingi pohon-pohon besar yang rindang. Ya, aku lari tidak terlalu lama. Cukup 6 kali putaran (1/2 putaran lari, 1/2 putaran jalan), sudah cukup membuat badan ngosh-ngoshan. Kalau yang tidak ingin lari, ada juga yang menyewakan Raket plus Koknya. Cukup 3000 saj, main deh, sampai kok-nya hancur.

Tidak hanya orang lari pagi yang bisa ditemui disini. Ada orang yang senam plus dengan instrukturnya. Ada juga berbagai macam pedagang dan dagangannya. Dari pedagan pakaian dalam sampai pedangan durian, dari pedangang belut hidup, sampai makanan siap makan. Tak lupa juga, ada beberapa orang yang meminta-minta.

Hmm..
Puas lari pagi, aku penasaran dengan sekeliling taman ini. Rasanya selama ini aku hanya lari saja keliling, belum menjamah pelosok taman. Fixed! Lelah berlari, aku menepi, membeli minuman gelas , lalu belok ke tepi taman. Dan benar dugaanku!
Banyak hal lain yang belum pernah ku lihat. Taman ini begitu segar di pinggir-nya. Pohon-pohon lebih rindang, segar. Dan disini lebih sepi, sehingga oksigen terasa sangat melimpah. Alhamdulillah.

Berjalan menyusuri sisi dalam taman, ada hal menarik lagi yang ku temukan disana. Ternyata, ada cukup banyak batu-batu seperti nisan, yang bertuliskan nama-nama negara di dunia. Dan ternyata, setelah kulihat sejarahnya, disini tahun 2005 para kepala negara berkumpul dan menanam pohon di taman ini.
Namun, bertepatan dengan digelarnya peringatan emas konferensi Asia Afrika di tahun 2005. Sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara Asia Afrika berkunjung dan menanam lebih dari 25 jenis pohon di kawasan ini. Sumber
Aku kelilingi seluruh batu nisan tersebut, memang kebanyakan adalah negara Asia Afrika. Tapi tak sedikit juga negara-negara Eropa - Amerika yang ada disana. Satu hal yang aku tak habis pikir, nama Indonesia sangat sulit ditemukan. Batu Indonesia ada di pojok, ditempat yang jarang ada pejalan kali yang lewat. #helloo, Ini negara kita sendirii!!


Ohya, Alhamdulillah. Negara Palestina bisa ditemukan disini! And, NO ISRAEL HERE!

Puas foto-foto batu-batu itu, aku pun melanjutkan olahraga lagi. Sedikit push-up dan sit-up supaya badan lebih kekar. #Haha. Dan aku menemukan sebuah sarang burung raksasa yang sayangnya sudah tidak terurus lagi. Dan juga ada jembatan yang dibawahnya ada aliran air seperti sungai yang juga tidak terurus.

Aku bisa membayangkan, jika saja keseluruhan Taman Tegalega ini di urus dengan baik, pasti menjadi taman yang sangat indah. Apalagi yang kurang? Track Olahraga, taman bunga, monumen Bandung Lautan Api, Batu-batu negara di Dunia, Sarang Burung raksasa, lapangan sepakbola. Semuanya ada disini! Sayang sekali.. Padahal bukan tidak mungkin, taman Tegalega bisa menjadi salah satu transit para wisatawan mancanegara yang ingin ber wisata sejarah sekaligus menghirup udara segar.
Well, I am satisfied with this alone trip. Tegalega telah memulihkan mood-ku hari ini. Noted! . Thanks.
Ohya, tak lupa, aku kenalan dengan adik kakak Skateboarder. Hebat, lumayan jadi penghibur dengan atraksi-atraksi mereka. Aku minta izin mereka untuk mengambil beberapa foto dan video, dan boleh!
Urang Bandung ramah-ramah euy..
Nice to meet you, Dida and his brother.












Yang baru saja berkomentar..