Semoga saja
Begitu cepat.
Sederhana tetapi indah.
Tapi belum saatnya.
~~~
Kau benar, kita ingin semuanya baik.
Karena memang hanya yang baik yang benar-benar menenangkan hati.
Hanya yang benar, yang menentramkan jiwa.
Yang baik yang membahagiakan.
Semoga usaha ini di kuatkan oleh Allah Sang Maha Kuat.
Semoga akhir ini bisa menjadi awalan baru kembali.
Untuk akhir yang sesungguhnya, atau awal yang sesungguhnya.
Tak ada yang tahu kelanjutannya, kan?
Semoga Allah memberikan yang terbaik menurut-Nya.
Tapi satu hal saja kumohon.
Jangan hentikan nasihat-nasihat itu.
Jangan lelah bertafakur.
…

ceritanya lagi merenung..
Terlalu melankolis ya?
Biarlah. :p







nice epilog
February 8, 2012 at 12:07 pm